A. POLISI
Karakter manusia “zoon politicon”, membentuk sebagai komunitas, terikat nilai, norma perlu penguat nilai dan norma, pertahankan eksistensi masyarakat.
Eksistensi masyarakat :
1) Terpeliharanya tata susunan masyarakat
2) Suasana aman jalankan kegiatan bagi fungsi-fungsi dalam pertahankan masyarakat, fungsi keamanan, ketertiban, alami evolusi peradaban sampai dengan adanya Negara, resionalisasi, sistematisasi, spesialisasi fungsi, fungsi keamanan layani banyak kepentingan masyarakat.
Fungsi KAMTIBMAS:
Dalam masyarakat pra-negara oleh seluruh masyarakat, masyarakat dalam Negara modern oleh polisi sebagai lembaga, organ, tugas, wewenang dijalankan oleh mereka yang mahir, terampil.
Cara pembentukan Organ Kepolisian :
1. Dijalankan dari arus bawah (masyarakat), dipilih oleh, dan dikalangan masyarakat sendiri 9kin police)
2. Dibentuk dari atas (penguasa) tunjuk orang-orang dan badan jalankan fungsi kepolisian (rule appointed police), secra garis besar terbagi dua model kepolisian yaitu anglo saxon dan eropa continental.
Perkembangan polisi di Inggris
Merupakan awal perkembangan “polisi modern”, prinsip-prinsip, manajemen dan strategi kepolisian saat ini berdasar kepolisian inggris. Polisi modern dikenal sejak tahun 1800an.
Pra modern :
Kebiasaan suku anglo-saxon, fungsi kamtibmas dilakukan oleh kelompok keluarga, dalam hukum inggris anut “kin police”, secara formal belum ada kepolisian, namun secara informal telah dijalankan fungsi kepolisian.
Tiap 10 keluarga mengelompokkan diri dalam “tything” dipimpin “tythingman”, tugasnya “ “hue and cry”, serkan pada khalayak adanya kejahatan. 10 tything = 100 keluarga, bentuknya “hundred” dipimpin oleh “hundredman” 1000 keluarga bentuk “shire” dikepalai seorang ‘shreeves”, gambarkan fungsi, tugas sheerif, kombinasi sipil dan militer, sebagai “supreme judicial” pemerintah local.
Abad 18 dipeloporo oleh Sir Henry Fielding, dibentuk polisi tetap, dilatih, terampil, dibayar dalam lembaga, metode tugas, 1749 dibentuk polisi “Bow Street Runner” kota London, lakukan patrol, jaga malam, kebiasaan masyarakat inggris, setiap 25000 orang berhak untuk bentuk polsisi sendiri, sejak awal anut prinsip “desentralisasi polisi”.
a. Tumbuh Dan Perkembangan Kepolisian Modern Inggris
a) Awal abad ke-19
Peralihan ke industrialisasi, bawa penyakit masyarakat; kemiskinan, pergelandangan, pengangguran, kriminalitas, hukum hamper runtuh
b) Dipelopori Sir Robert Peel (Home Secretary/Mendagri), bentuk polisi metropolitan London (The London Metropolitan Police) tahun 1829, sampai dengan saat ini dikenal “bapak kepolisian modern”, berdasar TheMetropolitan act 1829, sebagai “New police” selanjutnya menjadi Kepolisian “Scotland yard”
c) Robert Peel (1778-1850)
Cetuskan new police sebut polisi inggris “Bobby”, kampanyekan images polisi “the friendly bobby” bertujuan didekatkan dengan masyarakat, bentuk citra polisi bagi masyarakat, berdasarkan konsep ” Mutual Independence And Respect Of Public And Police “, tekankan pelayanan masyarakat, preventif, represif, batasi penggunaan kekerasan “stricty confined” utamakan deteksi masyarakat tetapi tak campuri urusan pribadi masyarakat.
The Friendly Bobby = polisi tidak hanya pengawal kedamaian, ia bagian integral kehidupan masyarakat di daerah kumuh/miskin, tidak hanya kawal tertib dan hukum, ia adalah seseorang yang cekatan, sahabat masyarakat (dasar doktrin kepolisian modern “the shaking hands with the entire community”)
Thursday, 5 March 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment